24 C
id

Pemkab Taput Respon,Drainase Penyebab Banjir di Jalan Diponegoro Tarutung Dibersihkan


Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan respon  atas keluhan masyarakat terkait banjir yang kerap melanda kawasan Jalan Diponegoro, Kelurahan Hutatoruan X, Kecamatan Tarutung. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Pemadam Kebakaran (Damkar), drainase yang tersumbat akhirnya dibongkar dan dibersihkan, Kamis (23/7/2026).

Pembersihan dilakukan dengan membongkar saluran drainase yang tertutup serta menyemprot saluran menggunakan tekanan air untuk mengeluarkan tumpukan tanah, lumpur, dan sampah yang selama ini menghambat aliran air. Langkah tersebut dilakukan agar fungsi drainase kembali normal sehingga air hujan dapat mengalir dengan lancar.

Drainase yang tersumbat diduga menjadi penyebab utama banjir besar yang terjadi saat hujan deras mengguyur Tarutung pada Jumat (17/7/2026). Akibatnya, puluhan rumah warga, pertokoan, rumah makan, dan tempat usaha di sepanjang Jalan Diponegoro sempat terendam banjir, mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu dan para pelaku usaha mengalami kerugian.Kejadian tersebut telah viral dan menjadi sorotan masyarakat dan Media.

Respon Pemkab Taput mendapat apresiasi dari warga. Pemilik William Cafe, Ramses Pangaribuan, mengaku lega karena pemerintah segera turun tangan mengatasi persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tapanuli Utara yang telah merespons keluhan masyarakat. Selama ini setiap hujan deras usaha kami selalu kebanjiran. Semoga setelah drainase ini dibersihkan, banjir tidak lagi terjadi," ujar Ramses.

Ucapan senada juga disampaikan para pedagang dan warga di sekitar Jalan Diponegoro. Mereka mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak hanya menerima keluhan masyarakat, tetapi langsung menurunkan petugas untuk melakukan pembersihan drainase.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Taput yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat.  Harapan kami, pembersihan drainase seperti ini dilakukan secara rutin agar banjir tidak terulang lagi," ujar salah seorang pedagang.

Warga sekitar berharap penanganan drainase di kawasan tersebut terus menjadi perhatian pemerintah melalui pemeliharaan secara berkala. Dengan saluran air yang bersih dan berfungsi optimal, potensi banjir dapat ditekan sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

BOBLUIS 

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -