24 C
id

Pemkab Taput Undi Nomor 30 Lapak Pedagang Kuliner Tanggul Sungai Sigeaon untuk Relokasi

TAPANULI UTARA|Sumut.suarana.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara mulai melakukan penataan terhadap pedagang yang selama ini berjualan di kawasan Tanggul Sungai Sigeaon, Tarutung. Sebanyak 30 pedagang kuliner akan direlokasi ke sejumlah lokasi yang telah disiapkan pemerintah.

Proses pengundian dengan cara cabut nomor lapak digelar di Gedung Eks PDAM, Rabu (14/10/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Utara bersama sejumlah pimpinan OPD terkait serta Lurah Hutatoruan X, Kecamatan Tarutung.

Relokasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan Tanggul Sungai Sigeaon. Pemkab Taput menyiapkan tiga lokasi untuk menampung para pedagang, yakni halaman Kantor Kominfo Taput, kawasan Eks Kantor PDAM, serta gang kebakaran di Jalan Diponegoro ujung arah RSUD Tarutung.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Taput, Augus Sinaga, menegaskan bahwa lokasi relokasi secara khusus diperuntukkan bagi pedagang kuliner.
"Relokasi ini untuk pedagang kuliner. Di luar itu tidak diperbolehkan," tegas Augus.

Ia juga mengingatkan para pedagang agar memanfaatkan lapak yang telah diberikan secara aktif. Apabila ditemukan pedagang yang tidak berjualan selama tiga bulan berturut-turut, maka Pemkab Taput dapat melakukan evaluasi dan mengganti pedagang tersebut dengan pedagang lainnya.

11 Lapak Dibangun Permanen

Untuk lokasi di halaman Kantor Kominfo Taput, pemerintah telah menyediakan 11 lapak yang dibangun secara permanen untuk para pedagang.

Sementara itu, untuk kawasan Eks Kantor PDAM, para pedagang akan membangun lapaknya masing-masing. Hal tersebut disebabkan anggaran pembangunan lapak dari Pemkab Taput belum tersedia dalam anggaran tahun 2026.Namun, pembangunan lapak di lokasi tersebut dimungkinkan akan dianggarkan pada tahun 2027 mendatang.

Relokasi ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat baru bagi para pedagang, tetapi juga mampu menciptakan kawasan kuliner yang lebih tertata, bersih dan nyaman, sekaligus mendukung penataan kawasan Tanggul Sungai Sigeaon.
Penataan dilakukan, pedagang tetap diberdayakan kawasan ditertibkan, usaha rakyat tetap berjalan.

BOBLUIS 
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru
Advertisement
- Advertisment -